Pemuda yang lahir dari negara bangsa Viking ini, telah bergelut di dunia esports League of Legends hampir selama sekitar 6 tahun lebih pada saat doi masih berumur 16 tahun. Rekkles adalah sosok pemain yang bertalenta yang pantas di sejajarkan dengan para ADC terhebat di dunia. Bisa dikatakan ia juga merupakan pemain yang sudah menjadi icon tersendiri bagi Fnatic dan EU LCS, karena doi sudah paham betul seperti apa itu EU LCS.
Player yang satu ini sudah malang melintang di berbagai turnamen resmi League of Legend, mulai dari EU LCS, IEM, MSI, dan event yang paling ditunggu-tunggu setiap tahunnya yaitu Worlds. Wajar saja jika Rekkles mempunyai banyak penggema. Baik itu kaum adam, tapi banyak juga kaum hawa karena Rekkles mempunyai rambut pirang khas orang eropa dan mempunyai tampan yang sangat rupawan, tak heran jika para wanita banyak menjadi penggemar-nya.
Karena segudang pengalaman-nya itu, pasti banyak moment suka duka, dan pastinya ada cerita menarik untuk kita baca. Lalu seperti apakah perjalanan Rekkles di dunia kompetitif? Untuk mengetahui lebih dalamnya, mari kita berkenalan dengan Rekkles lebih jauh lagi.
1. PROFILE
Nama : Martin Larrson
Tanggal lahir : 20 September 1996
Kewarganegaraan : Swedia
Nickname : Rekkles
Role : Ad Carry
Team : Fnatic
2.History
Rekkles juga dikenal sebagai player yang loyal untuk teamnya dan merupakan salah satu legenda hidup, yaitu Fnatic. Walau Rekkles sangat identik dengan Fnatic, Tahukah kamu kalau Fnatic bukanlah team profesional yang dibela Rekkles, What?
Benar, Fnatic bukanlah team pertama Rekkles saat terjun pertama kali sebagai player profesional, tapi team pertama Rekkles adalah Playing Ducks pada bulan Mei 2012 sampai Juni 2012. Kemudian Rekkles direkrut team Fnatic untuk team utama pada bulan November 2012, dan hanya bertahan 1 bulan saja karena Rekkles masuk ke team Fnatic Academy.
pada bulan Mei 2013 Rekkles memutuskan untuk hijrah ke team PrideFC dan kerjasama mereka berakhir pada bulan Juni 2014. Lalu pada bulan November Rekkles kembali ke Fnatic hanya sebulan sebelum Rekkles kembali mengembara ke team EU lainnya yakni team Alliance. Pada bulan November 2014 sampai januari 2015, lalu pindah ke team Elements kurun waktu Januari 2015 sampai mei 2015, dan pada saat inilah momentum antara Rekkles dan fans Fnatic retak.
pada bulan Mei 2013 Rekkles memutuskan untuk hijrah ke team PrideFC dan kerjasama mereka berakhir pada bulan Juni 2014. Lalu pada bulan November Rekkles kembali ke Fnatic hanya sebulan sebelum Rekkles kembali mengembara ke team EU lainnya yakni team Alliance. Pada bulan November 2014 sampai januari 2015, lalu pindah ke team Elements kurun waktu Januari 2015 sampai mei 2015, dan pada saat inilah momentum antara Rekkles dan fans Fnatic retak.
Namun pada bulan Mei 2015, romansa antara Rekkles dan Fnatic kembali terjalin hingga sekarang.
Selama bermain untuk Fnatic, Rekkles sudah banyak gelar yang ia ditorehkan. Gelar pertama yang didapatkan Rekkles adalah dengan Fnatic yang menjuarai EU LCS 2014 bersama rekannya sOAZ, Cyanide, xPeke, dan tandem nya di botlane YellOwStaR. Namun pada event EU LCS Summer 2014 Rekkles dkk hanya puas berada di posisi runner-up dan kemudian posisi Rekkles diganti oleh Steelblack pada EU LCS Spring 2015.
Mungkin sudah ditakdirkan bersama, Rekkles kembali bersama Fnatic dan menjuarai EU LCS Summer 2015.
Namun, Rekkles juga sempat merasakan masa-masa sulit pada rentan waktu Oktober 2015 sampai April 2017, dimana saat itu Rekkles harus puas hanya sampai semi final yang dikalahkan oleh KOO Tigers dengan skor telak 3 : 0. Kemudian Rekkles & Fnatic mengalami penurunan pada EU LCS Summer 2016 berada di posisi 5th dan EU LCS Summer di posisi 3rd. Kemudian kesialan mereka berlanjut harus menelan pil pahit harus absen pada event yang paling dinantikan Worlds 2016.
Pada World 2017, Rekkles dan Fnatic kembali ingin menunjukan taji mereka sebagai team raksasa eropa di pagelaran tersebut. Tapi lagi-lagi keberuntungan belum berpihak kepada Rekkles dan teamnya setelah hanya bertahan sampai Quarter-final. Pada saat inilah parah fans Fnatic & Rekkles sangat emosional dimana Rekkles sangat terpukul dengan hasil yang ia dapat. Banyak komunitas memberikan support kepada Rekkles dengan sebutan 'Legends Never Die' yang juga merupakan Soundtrack Worlds 2017.
Setelah banyaknya dukungan moral dari Team, Rekan, dan fans Rekkles yang terus support memberi support, akhirnya Rekkles menemukan semangatnya lagi dengan merebut kembali tittle EU LCS Spring 2018.
Dengan double Pentakill dari Rekkles pada laga final melawan rival mereka G2 Esports yang membawa mereka kembali menjadi raksasa Eropa. berikut video detik-detik aksi heroik Rekkles dkk :
Dengan double Pentakill dari Rekkles pada laga final melawan rival mereka G2 Esports yang membawa mereka kembali menjadi raksasa Eropa. berikut video detik-detik aksi heroik Rekkles dkk :
3.Fun Fact
Tahukah kamu? Sebenarnya Martin Larrson mempunyai cita-cita sebagai pemain sepakbola, bukan menjadi pro player seperti saat ini. Cita-cita Martin pupus saat dia mengalami cedera yang cukup serius sampai membuatnya naik ke meja operasi dan mengubur mimpinya sebagai pesepakbola.
Untuk mengenal Martin 'Rekkles' Larrson lebih dalam lagi, RIOT pernah membuat kan video pendek Legend Rising edisi Worlds 2016 bersama beberapa player lainnya.
Gimana? setelah membaca artikel ini, kamu jadi makin tahu soal idola kamu yang satu ini. BTW, Sekilah Rekkles mirip Draco Malfoy waktu kecil di serial Harry Potter yaa, hehe.






No comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan relevan sesuai topik bahasan, dengan menggunakan kata-kata yang sopan dan santun